Kantor Kejati Sulteng Dibangun Baru. Begini Anggarannya
Kamis, 18 Maret 2021 14:22 WIB
Share
Kantor Kejati Sulteng Akan Dibangun Baru. Pembangunan kantor itu termasuk dalam prgram rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (Foto: Rendy/Sulteng Pos Kota)

PALU, SULTENG.POSKOTA.CO.ID – Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan dibongkar untuk dibangun baru. Otomatis, kantor para jaksa itu harus pindah sementara sampai selesainya pembangunan.

Kepala Kejati Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy dalam keterangan persnya, belum menyampaikan akan pindah sementara ke mana. Tetapi, kepada sulteng.poskota.co.id, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola mengatakan, kantor Kejati Sulteng akan pindah sementara di dua tempat.

“Ya, insya Allah Kantor Kejati Sulteng akan menempati eks kantor PTSP di Jalan Pramuka dan eks Kantor ESDM di Jalan Cik Di Tiro. Secara teknis, nanti pihak Kejati yang akan mengaturnya,” kata Gubernur Longki Djanggola.

Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Ground breaking pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi Kantor Kejati Sulteng yang rusak akibat dampak gempa bumi yang terjadi di tahun 2018 silam sudah dimulai pada 23 Oktober 2020 lalu.

Pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng menyatakan, pembangunan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulteng itu, sebagai bentuk  kolaborasi antarinstitusi pemerintah.

Rehabilitasi dan rekonstruksi kantor Kejati Sulteng itu telah melewati proses yang panjang. Berawal dari rusaknya gedung kantor, pihak Kejati Sulteng kemudian meminta bantuan melalui  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan assesment terhadap kerusakan bangunan kantor ini sebagai laporan kepada Jaksa Agung.

Selanjutnya, pada 26 Desember 2018,  pihak Kejaksaan Agung mengajukan permohonan kepada Menteri PUPR untuk membantu pembangunan kembali Kantor Kejati Sulteng.  Menteri PUPR merespon permintaan tersebut, dan memerintahkan Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng  untuk merealisasikan permohonan tersebut.

Dari penelusuran sulteng.poskota.co.id pembangunan kembali Kantor Kejati Sulteng itu akan akan dikerjakan selama satu tahun oleh PT Waskita Karya sebagai pemenang lelang. Pembangunannya akan menghabiskan anggaran lebih kurang Rp100 miliar atau secara rinci sebesar Rp107.119.311.000 dari pagu anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp.148.290.000.000.

Kantor Kejati Sulteng yang akan dibangun itu memiliki luas bangunan 12.468 meter persegi, berantai enam dan dirancang dengan konstruksi tahan gempa dan telah memenuhi kaidah bangunan hijau atau green building. Tidak hanya itu,  pembangunan kantor Kejati Sulteng itu, telah menerapkan  manajemen  Building Information Modeling. Maksudnya, semua Informasi mengenai elemen-elemen bangunan tersebut yang digunakan sebagai basis pengambilan keputusan dalam kurun waktu siklus umur bangunan yang dimulai dari konsep hingga demolisi.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Sulteng
Editor: Admin Local
Sumber: -