Begini 9 Fakta Perampokan Nasabah Bank di Depan BCA Palu

Selasa, 15 Juni 2021 00:39 WIB

Share
Begini 9 Fakta Perampokan Nasabah Bank di Depan BCA Palu
Mobil korban perampokan di depan BCA, Jalan Mohammad Hatta Palu (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, SULTENG.POSKOTA.CO.ID - Perampokan nasabah bank di Palu terbilang nekat. Pasalnya pelaku beraksi di hari Senin 14 Juni, di mana lokasi di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) terbilang cukup ramai. Bagaimana situasi di lokasi tersebut. Berikut faktanya yang berhasil dihimpun Pos Kota Sulteng.

1. Suasana di sekitar TKP ada warung makan, kios dan penjual air isi ulang yang hanya berjarak lebih kurang lima meter dari tempat kejadian.

Dari informasi yang diperoleh, pemilik ketiga tempat usaha itu bernama Masturi. Ia menjelaskan, saat kejadian itu, ada lima orang yang sedang makan di warung miliknya itu.  Seluruh pengunjung saat itu adalah pria. 

 


"Tidak ada yang dengar suara kaca mobil pecah atau alarm mobil. Sedangkan salah seorang yang diduga sebagai pelaku, sempat memarkir sepeda motornya tepat di depan tempat masuk jualan makanan saya. Tapi tak ada yang curiga kalau itu pelaku," jelas Masturi, 14 Juni 2021, malam.

2. Di lokasi pelaku beraksi atau  tepat berada di depan Bank BCA, ada dealer sepeda motor Akay Jaya dan para karyawan juga sedang beraktivitas. Namun dari kedua lokasi tersebut, tidak terdapat CCTV yang merekam ke arah TKP.

3. Ada satu kios berada di seberang TKP. Kios tersebut milik Nyonya Mia. Ia menjelaskan hal yang sama seperti Masturi.  "Saya tidak dengar apa-apa. Nanti korban menangis saja baru kedengaran," ungkap Mia. 

4. Di lokasi pelaku beraksi, ada sebuah lorong. Saat  ditelusuri ke dalam lorong tersebut, terdapat sebuah kos-kosan, yang sedang ramai penghuni. 

Di tempat itu, ada  kamera CCTV yang mengarah ke jalan Mohammad Hatta. Pemilih CCTV itu bernama Irhamsyah. Dari keterangannya, Kamera CCTV miliknya sempat merekam orang memakai baju warna putih mengendarai sepeda motor matic berwarna merah.

"Saat itu saya baru bangun. Nanti ibu saya bangunkan saya, baru saya tahu ada perampokan. Saya dibangunkan, karena ada polisi yang mau melihat rekaman CCTV saya," kata Irhamsyah.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar