Pelaku Tragedi Kapak Merah Terancam Hukuman Seumur Hidup
Kamis, 29 Juli 2021 16:40 WIB
Share
Pelaku pembunuhan dengan menggunakan kapak merah terancam hukuman seumur hidup (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, POSKOTA SULTENG - Pelaku pembunuhan dengan korban seorang perempuan, di Jalan Cumi-cumi, Kelurahan Lere, Kota Palu, yang dikenal dengan istilah tragedi kapak merah, terancam hukuman seumur hidup. 

Wakapolres Palu, Kompol Margiyanta, menyebutkan, pelakunya berinisial AH alias AB alias Daus (53 tahun). Seorang wiraswasta yang beralamat di Jalan Guru Tua, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

"Daus yang ditangkap berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP.A/526/V/2021/Sulteng/Res Palu, 28 Mei 2021," kata Wakapolres Palu.

Menurut Wakapolres, Daus ditangkap Tim Scorpio Jatanras dan Tim Siber Ditreskrimsus Polda Sulteng, di BTN Bukit Sira, Blok K,  Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Wakapolres Palu, Kompol Margiyanta menjelaskan, pembunuhan itu bermula, saat Daus mengajak korban jalan-jalan. Dalam perjalanan itu, korban mengaku telah hamil empat bulan dan meminta pelaku bertanggung jawab.

Akhirnya, kata Wakapolres, keduanya terlibat adu mulut. Pelaku kemudian mengambil kapak berwarna merah di bagasi sepeda motornya, dan mengancam membunuh korban 

"Saat itu, disertai dengan memukul kepala korban dengan bagian belakang kapak," kata Wakapolres.

Daus, jelas Wakapolres, kemudian menghantam kepala korban sampai empat kali, sampai korban tak berdaya dan bisa merintih kesakitan.

"Setelah itu, pelaku langsung meninggalkan korban di lokasi kejadian," ujarnya.

Saat kejadian itu, Daus pergi membawa tas dan handphone milik korban. Barang itu kemudian dibuang ke sungai, di antara Jembatan Palupi dan Jembatan I di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu.

Halaman
1 2
Reporter: Rendy Zulkarnaen
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -