Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Kunjungi Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Parigi Moutong

Selasa, 7 September 2021 16:07 WIB

Share
VAKSINASI MERDEKA - Tampak Kapolda Sulteng, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi sedang menyaksikan warga yang sedang divaksin di Parigi Moutong (Foto: Humas Polda Sulteng)
VAKSINASI MERDEKA - Tampak Kapolda Sulteng, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi sedang menyaksikan warga yang sedang divaksin di Parigi Moutong (Foto: Humas Polda Sulteng)

PARIGI MOUTONG, POSKOTA SULTENG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Rudy Sufahriadi bersama Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf, mengunjungi pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Saraswati, Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa 7 September 2021.

Vaksinasi Merdeka merupakan strategi yang dilakukan TNI dan Polri, untuk akselerasi dan  percepatan terciptanya kekebalan komunal (herd immunity). Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren se Indonesia.

Kapolda Sulteng, Danrem 132 Tadulako dan pengurus PHDI Kabupaten Parigi Moutong, I Made Ana, turut ikut pelaksanaan vaksinasi merdeka yang disaksikan Presiden RI, Joko Widodo dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, secara virtual di Ponorogo, Jawa Timur.

Juru Bicara Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto, menjelaskan, vaksinasi diikuti masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengurus pondok pesantren dan pengurus rumah ibadah lainnya.

"Target dari masyarakat yang dapat divaksin dalam pelaksanaan vaksinasi merdeka hari ini adalah 420 orang," jelas Didik.

Diharapkan, dengan merangkul tokoh agama, akan lebih mempermudah menyampaikan vaksinasi ke masyarakat.

"Walaupun sudah dilakukan vaksinasi, masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan, utamanya pemakaian masker saat beraktivitas diluar rumah, menghindari kerumunan, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir," tandasnya. (Rendy)

Reporter: Rendy Zulkarnaen
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar