Belum Jelas Kebijakan PPKM Level III Jelang Nataru di Kota Palu

Rabu, 1 Desember 2021 22:21 WIB

Share
Belum Jelas Kebijakan PPKM Level III Jelang<span style= Nataru di Kota Palu" width="700" height="400" />
PENERAPAN PROKES - Ilustrasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kota Palu (Foto: Rendy/Poskota Sulteng)

PALU, POSKOTA SULTENG - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III di seluruh Indonesia, mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Penerapan PPKM Level III ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, dalam mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19.

Kebijakan tersebut sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan virus Corona saat Nataru.

Kasat Pol PP Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan, pihaknya belum mengetahui seperti apa kebijakan pemerintah setempat dalam penerapan PPKM Level III yang dilaksanakan hanya sepekan itu.

"Belum ada perintah secara langsung, bagaimana kebijakan terkait penerapan PPKM Level III di Nataru nanti. Bisa jadi ada perubahan atau tidak, tergantung rapat nanti," jelas Trisno, Rabu 1 Desember 2021.

Ia mengungkapkan, kemungkinan, petugas di lapangan akan dikurangi di masa penerapan PPKM Level III nanti dan akan berfokus pada malam hari.

"Protap di kafe mungkin 50 persen dan tempat fasilitas umum kemungkinan akan ditutup sementara. Kita lihat hasil rapatnya nanti seperti apa," ujarnya.

Trisno menambahkan, Satpol PP Kota Palu akan terus menggencarkan imbauan patuhi protokol kesehatan Covid-19 di tengah masyarakat. Melandainya kasus Covid di Kota Palu, tidak menjadi alasan untuk lengah dengan penerapan protokol kesehatan.

"Imbauan akan terus kami gencarkan apalagi menjelang Nataru. Masyarakat tidak boleh lengah," tambahnya. (Rendy)

Reporter: Rendy Zulkarnaen
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar