Satu Petugas Wisma Atlet Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Kamis, 16 Desember 2021 17:51 WIB

Share
Satu Petugas Wisma Atlet Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron
Menteri Kesehatan Budi Gunadi (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, POSKOTA SULTENG - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya secara virtual pada Kamis, 16 Desember 2021, menyatakan virus corona varian Omicron terdeteksi masuk ke Tanah Air. 

"Kemenkes tadi malam mendeteksi ada seorang pasien N terkonfirmasi Omicron pada tanggal 15 Desember," ujarnya pada conferensi pers virtual melalui channel youtube Kesekretariatan Kementerian Kesehatan RI. 

BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan, virus corona varian Omicron dideteksi pada salah satu pekerja pembersih atau office boy (OB) di Wisma Atlet Jakarta.

"Diterima ada tiga pekerja pembersih Wisma Atlet yang telah dites PCR dan positif Covid-19. Setelah dikirim ke Balitbangkes dan diuji genome. 1 orang dari 3 orang tersebut terkonfirmasi positif Omicron," terang Menteri Budi Gunadi Sadikin

Menteri Budi Gunadi menambahkan saat ini ketiga orang yang terserang Covid-19 tanpa gejala itu masih dalam keadaan sehat. Bahkan, tidak mengalami demam meski salah satunya terdeteksi Omicron. 

"Saat ini mereka termasuk satu orang yang Omicron itu menjalani karantina di Wisma Atlet," ungkap Budi Gunadi Sadikin.

Dalam kesempatan itu, BGS juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta percepat vaksinasi. 

"Tidak usah panik, tetap hidup seperti normal, patuhi protokol kesehatan, patuhi surveilans, lakukan vaksinasi lebih cepat lagi," tandasnya. 

Varian Omicron pertama kalinya terdeteksi pada akhir November di Afrika Selatan (Afsel). WHO kemudian menggolongkan varian Omicron  ke dalam "varian of concern", yang perlu diwaspadai bersama varian Delta.

Varian Covid-19 Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli corona dan varian Delta dalam 24 jam. Hingga kini, dilaporkan sudah lebih dari 72 negara terinfeksi omicron. (Katrin)

Reporter: Katrin
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar