Wawali: Penanganan Covid-19 di Kota Palu Berbasis Kewilayahan

Senin, 20 Desember 2021 15:35 WIB

Share
Wawali: Penanganan Covid-19 di Kota Palu Berbasis Kewilayahan
Wakil Wali Kota Palu, Reny A. Lamadjido (Foto: Katrin/Poskota Sulteng)

PALU, POSKOTA SULTENG - Wakil Wali Kota Palu, Reny Lamadjido mengatakan, upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Palu, lebih mengarah kepada basis kewilayahan melalui pembentukan Relawan Nagasi. 

Relawan Nagasi, kata Reny, merupakan satuan tugas yang ditempatkan di tiap kecamatan di Kota Palu, dan bergerak lebih cepat untuk menangani masyarakat terdampak Covid-19 di tiap kecamatan. 

“Nagasi itu dari bahasa Kaili yang artinya 'cepat', sehingga dibentuknya relawan tersebut untuk penanganan Covid-19 di Kota Palu secara cepat," jelas Wawali Reny, Senin, 20 Desember 2021.

Relawan Nagasi sendiri tersebar di delapan kecamatan se Kota Palu.

Masing-masing relawan di kecamatan tersebut memiliki group percakapan WhatsApp, untuk berkomunikasi dengan warga yang sedang 
melakukan isolasi mandiri, ataupun terkonfirmasi positif dengan para perawat dan dokter maupun OPD terkait di dalam group. 

Warga dapat langsung konsultasi, baik itu masalah kesehatan ataupun terkait bantuan bagi warga yang isolasi mandiri. 

"Keberadaan Relawan Nagasi ini memberikan dampak positif yang besar bagi warga yang terdampak Covid-19 sehingga tak sedikit warga merasa terbantu dengan adanya relawan ini", tambahnya. 

Wawali Reny menyebutkan, peran Relawan Nagasi sama halnya dengan Relawan Peduli Covid-19 yang telah ada, hanya saja anggota yang tergabung dalam Relawan Nagasi kebanyakan adalah tenaga kesehatan dibantu relawan peduli lainnya. (Katrin)

Reporter: Katrin
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar