Polisi Tangkap Lima Pelaku Bom Ikan di Morowali. Terancam Enam Tahun Penjara

Rabu, 22 Desember 2021 15:18 WIB

Share
Polisi Tangkap Lima Pelaku Bom Ikan di Morowali. Terancam Enam Tahun Penjara
KASUS BOM IKAN - Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana yang didampingi Wadirpolairud, AKBP Sirajuddin Ramly, saat memberikan keterangan pers pada Rabu, 22 Desember 2021 terkait penangkapan pelaku bom ikan di Morowali (Foto: Rendy/Poskota Sulteng)

DONGGALA, POSKOTA SULTENG - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), mengamankan lima orang nelayan asal Morowali terkait kasus destruktif fishing atau bahan peledak bom ikan.

Kelima nelayan itu diringkus pada Jumat 17 Desember 2021 sore lalu di perairan Sinoa, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Sulteng.

Lima nelayan itu berinisial TBS (33 tahun), MBA (27 tahun), MBB (38 tahun), UBJ (39 tahun) dan NBS (34 tahun).

Dirpolairud Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana yang didampingi Wadirpolairud, AKBP Sirajuddin Ramly, menjelaskan, pihaknya lebih dulu mengamankan TBS dan kemudian disusul tersangka lain.

“Dari TBS kita temukan bahan peledak, ikan hasil tangkapan dengan bahan peledak dan peralatan lain. Kemudian kita kembangkan dan diringkuslah empat orang lain,” jelas Kombes Pol Indra, saat konferensi Pers, Rabu 22  Desember 2021.

Ia mengatakan, kasus tersebut kini sudah dalam proses penyidikan. Para tersangka terancam hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp1,2 miliar.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan Polisi, yaitu lima botol bom siap pakai, dua botol air mineral berisikan bahan peledak, satu jerigen ukuran lima liter berisi bahan peledak, empat unit perahu beserta mesin, empat unit kompresor dan sejumlah alat selam. (Rendy)

Reporter: Rendy Zulkarnaen
Editor: Ruslan Sangadji
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar