Warga Palu Mengeluh Kenaikan Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pasar

Minggu, 16 Januari 2022 15:23 WIB

Share
Warga Palu Mengeluh Kenaikan Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pasar
Asisten III Sekretariat Daerah Kota Palu, Imran Lataha (Foto: Katrin/Poskota Sulteng)

PALU, POSKOTA SULTENG - Memasuki pekan ke tiga 2022, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Palu masih tinggi. 

Menurut pantauan Poskota Sulteng, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Masomba masih cukup tinggi. Minyak goreng kemasan yang naik sejak akhir Desember lalu kini masih berada di kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp23 ribu per liter. 

Disusul bahan pokok yang juga mengalami kenaikan harga. Tepung terigu yang naik dari harga Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram,  telur dari harga Rp45ribu menjadi Rp55 ribu ukuran sedang. 

Gula pasir kembali naik dari harga Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram, serta bawang merah kembali naik dari harga Rp25 ribu menjadi Rp30ribu per kilogram.

Warga mengeluhkan kebaikan harga bahan pokok tersebut. 

"Saya ini penjual gorengan yang butuh minyak goreng, terigu dan bahan lainnya. Tetapi harga bahan-bahan yang saya butuhkan di pasar cukup tinggi," kata Ny. Sri (43 tahun), Ahad, 16 Januari 2022.

Ny. Mia (56 tahun), mengaku harus berhemat untuk kebutuhan dapur, lantaran harga sejumlah kebutuhan bahan pokok masih tinggi. 

Ia terpaksa mengurangi modal kebutuhan berjualan kue, karena harga kebutuhan dasar membuat kue seperti tepung, gula, dan bahan lainnya ikut naik harga.

"Bahan kue naik sejak Desember, ini malah naik lagi, terigu, gula dan telur, jadi saya kurangi dulu jualan saya," terangnya. 

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Palu, Imran Lataha mengatakan, perlu intervensi pemerintah untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasar.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar