Cerita Tili, Warga Palu Penyelamat Buaya Berkalung Ban

Selasa, 8 Februari 2022 00:47 WIB

Share
Cerita Tili, Warga Palu Penyelamat Buaya Berkalung Ban
PENYELAMAT - Tili (kaus merah) si penyelamat buaya berkalung ban di Sungai Palu (Foto: Katrin/Poskota Sulteng)

PALU, POSKOTA SULTENG - Buaya berkalung ban yang viral di Palu, Sulawesi Tengah akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga, Senin, 7 Februari 2022, petang.

Ban motor yang melilit leher aligator tersebut akhirnya bisa dilepas. 

Seorang warga bernama Tili (36 tahun) berhasil menangkap buaya berkalung ban dengan alat sederhana. Ia hanya menggunakan jerat dan umpan yang diletakaannya di bawah Jembatan II Palu. 

Tili mengatakan, buaya berkalung ban berhasil ditangkap sekitar pukul 18.30 Wita

"Buya itu berhasil kena jerat saya. sebelumnya sudah berapa kali lepas, tapi kali ini jerat dua mata berhasil," ungkapnya.

Tili mengaku sudah berkali-kali berusaha menangkap buaya berkalung ban dengan berbagai cara, namun tetap nihil. Hingga akhirnya usahanya menggunakan umpan dan jerat kini berhasil. 

Ia mengaku, dirinya telah menghabiskan modal sebanyak Rp4  juta untuk membeli peralatan seperti jerat, tali dan umpan. 

"Sudah tiga minggu ini saya pantau, berkali-kali saya gagal, tapi kali ini berhasil. Tadi juga saya sudah pakai umpan bebek dan ayam hidup. Pokoknya sudah habis empat juta untuk usahakan ini," terangnya. 

Ia mengatakan motivasinya menangkap buaya berkalung ban, lantaran merasa kasihan dengan reptil tersebut, karena sudah bertahun-tahun ban yang melilit leher buaya muara itu tak kunjung lepas. 

"Saya merasa kasihan saja liat reptil ini, saya hanya membantu saja lepaskan bannya, saya biasa tangkap binatang seperti ular, dan buaya seperti ini, tapi hanya menolong saja, tidak untuk dibunuh," tuturnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar