IJTI Sulteng, TVRI dan BIN Kerja Sama Gelar Vaksin Booster

Senin, 14 Februari 2022 17:51 WIB

Share
IJTI Sulteng, TVRI dan BIN Kerja Sama Gelar Vaksin Booster
VAKSIN BOOSTER - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulteng, Indra Yosvidar saat menerima vaksin booster yang dilaksanakan atas kerja sama IJTI Sulteng, TVRI dan BIN, Senin 15 Februari 2022 (Foto: Katrin/Poskota Sulteng)

PALU, POSKOTA SULTENG - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) dan TVRI Sulteng, menggelar vaksinasi booster untuk jurnalis di halaman TVRI Palu,14 Februari 2022.

Vaksinasi yang mengangkat tema Indonesia Sehat, Indonesia Hebat ini dihadiri sejumlah pejabat di antaranya kepala BIN Daerah Sulteng, ketua KPID Sulteng, dan Lurah Besusu Barat.

Sekretaris IJTI Sulteng, Rangga Musabar mengatakan, pihaknya menyiapkan ratusan vaksin jenis Pfizer dan Sinovac.

Tak hanya itu, pihak penyelenggara juga menyediakan doorprize bagi peserta vaksin. 

 “Vaksinasi diikuti ratusan jurnalis di Palu dan juga ratusan masyarakat umum. Pihak TVRI dalam hal ini juga menyiapkan doorprize set top box kepada para peserta," kata Rangga.

Kepala stasiun TVRI Sulteng, Prasojo menuturkan,  set top box itu disediakan sebagai bentuk dukungan  menyosialisasikan program pemerintah transformasi tv analog ke digital.  

"Alat itu bisa digunakan oleh masyarakat, terlebih bila masih menggunakan tv analog," ujarnya

Sementara itu, Kepala BIN Daerah Sulteng, Brigjen TNI Andi Chandra mengatakan, kerja jurnalis yang kerap kali bertemu dengan orang banyak, menjadikan jurnalis rentan terpapar Covid-19. Olehnya, vaksinasi bagi para jurnalis sangat penting dilakukan.

Tak hanya itu, melalui vaksinasi tersebut, Andi mengajak para jurnalis untuk menangkal berita hoax soal Covid-19 dan menyosialisasikan pentingnya vaksinasi di tengah pandemi Covid-19. Terlebih capaian dosis kedua vaksinasi di Sulteng belum mencapai 70 persen.  

"Saya harap jurnalis bisa memberikan informasi kepada masyarakat bahwa vaksinasi sangat dibutuhkan. Semoga ini juga memberikan dampak positif bagi capaian vaksinasi di Sulteng," katanya. 

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar